Mengenal Lebih Dini Ciri Ciri Sakit Tipes

ciri tipes

Typus atau bahasa lainnya demam tifoid adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella. Bakteri jenis ini bisa menjangkiti manusia melalui makanan-makanan kotor. Bisa jadi makanan tersebut sudah disinggahi oleh lalat-lalat yang membawa bakteri dan menularkannya. Ciri ciri sakit tipes bisa dideteksi sedini mungkin. Semakin cepat ditangani, semakin cepat pula pasien dapat sembuh. Sekalipun typus tipikal penyakit ringan, jika tidak diobati secara benar akan menyebabkan kematian.

Penyakit ini biasanya banyak menjangkiti anak-anak. Pola makan yang cenderung sembarangan dan tidak teratur, membuat anak-anak rentan. Untuk itu, para orang tua perlu mengerti benar tentang gejala-gejala typus. Jangan sampai gejala-gejala yang timbul hanya dianggap demam biasa. Di bawah ini, dijelaskan beberapa ciri-ciri gejala typus:

  1. Demam Tinggi

Ciri ciri sakit tipes yang pertama adalah demam tinggi. Demam memang penyakit yang lumrah ditemui pada setiap orang. Tidak semua demam mengindikasikan penyakit typus. Maka tidak heran, banyak orang tua menyepelekan gejala ini. Pada pasien typus, demam bisa menyerang selama beberapa hari. Jika tidak segera ditangani, dari waktu ke waktu demam akan semakin tinggi. Rata-rata suhu tubuh para penderita typus di kisaran 39-40oC.

  1. Sakit Kepala

Demam yang dirasakan oleh para pasien, tidak jarang disertai dengan sakit kepala. Dalam kondisi ini, kepala pasien serasa berputar-putar. Hal ini menyebabkan sebagian besar pasien enggan melakukan aktivitas dan lebih memilih untuk berdiam diri di rumah. Sakit kepala yang dirasakan pun, terkadang membuat tenaga para pengidapnya menurun drastis.

  1. Sakit Perut

Ciri ciri sakit tipes yang tidak ditangani segera dalam minggu-minggu pertama, akan menunjukkan gejala lebih lanjut. Pasien akan merasakan sakit perut tiada tara. Sakit perut ini diakibatkan oleh infeksi diare yang diderita. Dalam kondisi tertentu, penderita akan bolak-balik ke kamar mandi. Diare yang dialami akan membuat pasien menjadi lebih lemah. Tenaga menjadi hilang dan aktivitas yang dilakukan menjadi terhambat.

  1. Suhu Menurun

Keadaan-keadaan tersebut jika tidak segera ditangani dan memasuki minggu keempat, menimbulkan penurunan suhu. Penderita menunjukkan tanda-tanda yang berkebalikan pada minggu pertama. Suhu tubuh yang tinggi tiba-tiba berubah. Suhu tubuh pasien justru menunjukkan pada angka terendah. Gejala seperti ini menyebabkan penderita sering mengigau, lemas yang membuat pasien sulit menggerakan anggota tubuhnya dan bahkan jika kondisi ini terus berlanjut bukan tidak mungkin akan membahayakan kondisi pasien.

Setelah mengetahui ciri ciri sakit tipes, para orang tua diharapkan lebih berhati-hati. Lebih peka terhadap kondisi anak-anaknya. Jangan sungkan untuk mendatangi dokter sesegera mungkin. Meskipun ternyata bukan typus, tapi melakukan pencegahan sedini mungkin akan lebih baik daripada sudah terlanjut sakit. Pengedukasian seperti ini sangat penting mengingat anak-anak adalah masa depan bangsa.

Leave a Reply