CFD di ke eksotisan Kavling Kurma daerah Bogor

CFD,
menurut saya ada beberapa motif orang untuk mengikuti CFD (Car Free Day), nah coba kalian cek deh satu per satu, yang mana menurut kalian sesuai dengan motif kalian:
1. Orang yang motifnya berolahraga, nah orang-orang kayak gini nih yang paling bener,
niatnya menjaga badan atau menggerakan badan setelah sepekan penuh kepekatan dalam bekerja
2. Orang yang motifnya belanja dan berburu barang murah,
memang tidak salah sih memiliki niat yang seperti ini, apalagi kalau kalian memang butuh barangnya, apalagi barang yang ditawarkan kadang memiliki harga yang miring.
3. Orangnya yang motifnya refreshing sambil cuci mata
nah tipe ini yang nongolnya tiap satu minggu sekali, jarang kamu lihat orang-orang seperti ini, rela niat lari di weekday.
Tipe orang kayak gini biasanya cuma jalan-jalan doang di CFD itu, melihat apapun yang menurut mereka enak untuk dilihat.

CFD, biasanya diadakan di jalan protokol kalau di Jakarta lokasinya di Jalan Jenderal Sudirman, bila di bogor lokasinya di Jalan Ahmad Yani.
Tujuannya untuk mengurangi kepenatan lalu lintas di hari Ahad, disamping itu katanya untuk mengurangi populasi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di hari itu.
cakupan wilayah CFD, tergantung dari kebijakan pemerintah daerah masing-masing. ada yang hanya beberapa meter saja atau bahkan beberapa kilometer saja.

CFD waktunya diadakan pada hari Ahad, mungkin karena tidak terlalu banyak aktifitas pada saat diadakan di hari tersebut.

Yang saya bayangkan, apakah CFD diadakan juga di negara lain, seperti di Tanjung Arab ?
kayaknya ga mungkin ya, karena disana wilayahnya menurut saya lebih tertib dan sadar berkendara dibandingkan dengan negara ini.

CFD di ke eksotisan Kavling Kurma daerah Bogor (1)

CFD di ke eksotisan Kavling Kurma daerah Bogor (1)

Tapi izinkan saya untuk berkhayal agar dapat menikmati suasana CFD yang asri,
saya berkhayal dapat ber-CFD-an disebuah agrowisata di daerah dengan konsep sebuah kavling produktif yaitu kavling kurma.
Kavling kurma merupakan sebuah tempat agrowisata baru berkonsep islami, berintegrasi dengan kavling produktif, wilayahnya bersanding dengan pantai di daerah Banten Selatan.
Akses untuk transportasinya dari Ibu Kota Jakarta kurang lebih 8 jam perjalanan, tapi semua pengorbanan Anda, akan terbayar bila anda sudah sampai disana.

Leave a Reply