Category: Agama

Pesan Tahun Baru Islam: Silaturahmi dan Jangan Menghujat

Umat Islam baru saja merayakan Tahun Baru Islam 1439 H yang jatuh pada 21 September 2017. Momentum ini diharapkan dapat membuat umat Islam berkontribusi menyelesaikan masalah dan mengedepankan silaturahmi.

” Sesudah bersilahturahmi, janganlah menyerang sana-sini, hujat sana-sini. Bersilahturahmi ini untuk kedekatan asal-usul serta menebarkan pesan baik, ” kata Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dalam info tertulis dari MPR, Jumat (22/9/2017).

Hidayat menyebutkan itu waktu memberi tausiah subuh dalam ‘Subuh Berjamaah’ dihadapan jamaah umum serta Komunitas Umat Islam (FUI) di Masjid Agung Darussalam, Cilacap, hari ini.

Ia menyampaikan, Rasulullah senantiasa mengingatkan supaya manusia memanusiakan manusia beda, mengasyikkan orang yang lain, tidak buat kecewa, sama-sama menghormati, serta menebarluaskan perdamaian.

Hidayat menjelaskan, peristiwa pindah Nabi Muhammad ke Madinah diperingati jadi Th. Baru Islam, jadi penentu untuk umat Islam Indonesia untuk mempunyai referensi dalam perjalanan serta perjuangan Islam. Ia juga menyampaikan, bagaimana dalam momen ini kaum muslim pelajari mengenai histori atau filosofi kehidupan perjuangan Rasulullah yang membawa perubahan mengagumkan serta jadi tonggak pencatatan, histori, serta aktivitas.

” Nabi membawa keteladanan pada kita. Dengan pindah yang dikerjakan menuju peradaban tambah baik, ” ucapnya.

Baca Juga: Ucapan tahun baru

Dalam peluang itu, Hidayat menceritakan Indonesia waktu telah merdeka terserang oleh sebagian pemberontakan termasuk juga oleh komunis yang pada 1948 membuat Republik Indonesia Soviet. Kemerdekaan Indonesia dicabik-cabik oleh pemberontakan PKI sebagai korbannya dari kelompok kiai serta pesantren.

Menurut Hidayat, yang kembalikan NKRI dari pecah-belah serta tercabik-cabiknya Indonesia yaitu Muhammad Natsir dari Partai Umat Islam fraksi Masyumi pada 17 Agustus 1950. ” Bung Karno memproklamasikan NKRI, ” kata Hidayat.