Airsoft Gun Pontianak, Olahraga Ekstrem Yang Tidak Berbahaya

Airsoft Gun Pontianak, Olahraga Ekstrem Yang Tidak Berbahaya

Berbicara tentang Pontianak, tentunya kita akan langsung teringat dengan suku Dayak. Namun tak hanya itu saja, olahraga yang sedang diminati saat ini, airsoft gun juga sudah mulai terkenal di daerah tersebut. Airsoft Gun Pontianak mempunyai penggemar dari berbagai kalangan dan daerah yang ada di kawasan Pontianak dan sekitarnya.

Airsoft gun yang notabene pertama kali dicoba dimainkan oleh pihak jepang sekitar tahun 1970an saat ini sudah go internasional. Di kawasan Kalimantan sendiri, gelar ajang airgun pernah dilakukan pada tahun 2015 dan untuk pertama kalinya. Penyelenggaranya merupakan pihak FAI atau Federasi Airsoft Gun Indonesia. Sebelum membeli peralatan serta perlengkapan di toko jual beli Airsoft Gun Pontianak sebaiknya anda mengetahui olahraga ini terlebih dahulu. Meskipun tergolong dalam olahraga ekstrim, airsoft gun tidak terlalu membahayakan untuk dimainkan.

Airsoft Gun Pontianak, hal-hal yang perlu diketahui
Airsoft Gun Pontianak merupakan salah satu senjata replika dengan bentuk menyerupai senjata api atau pistol yang dimiliki kemiliteran dan berguna sebagai sarana olahraga. Replika senjata ini mempunyai tekanan sekitar 250 fps sampai 450 fps. Peluru yang digunakan mempunyai diameter sekitar 6 milimeter dan terbuat dari plastik serta mempunyai berat sekitar 0,2 gram. Penggunaannya tidak membahayakan karena menggunakan green gas atau gas hijau dan karbondioksida. Karena memang didesain untuk permainan perang-perangan, senjata Airsoft Gun Pontianak tidak bisa dimanfaatkan untuk membeli diri bila ditodongkan senjata aslinya.

Perlu diingat bahwa saat bermain airsoft gun harus dipandu atau diawasi oleh pendamping. Namun, bagi anda yang sudah sering memainkan Airsoft Gun Pontianak ini anda dapat mendaftar sebagai pendamping. Hal ini tentunya bisa menjadi sarana untuk pemasukan. Sebaliknya, untuk para pemula yang ingin membeli airsoft gun gokilgun.com toko jual airsoft gun biasanya hanya mau melayani pembelian bagi mereka yang mempunyai kartu identitas anggota suatu klub di bawah naungan perbankin dan juga harus membuat dokumen kepemilikan supaya saat dirazia dan kedapatan mempunyai atau membawa alat tersebut, anda bisa lepas dengan menunjukkan surat kepemilikan serta nomor identitas.

Leave a Reply